Fakta Menarik Yang Tak Disangka Dari Coca Cola!

Siapa yang belum kenal dengan minuman ringan berkarbonasi yang telah banyak dijual di toko, restoran serta mesin penjual di lebih dari 200 negara ini. Selain karna sangat umum dan mudah didapatkan, Coca Cola juga memiliki rasa dan sensasi unik tersendiri saat diminum maka tak heran banyak yang menggemarinya.

Penjualan Anjlok, Coca-Cola Tutup Produk-produk 'Zombie'
Gambar: DetikFinance

Minuman yang pertama kali diperkenalkan pada 8 mei 1886 diketahui berasal dari Atlanta, Georgia, Amerika. Dan pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1962 kemudian diproduksi secara lokal sejak tahun 1932. Di Indonesia, meski sempat berhenti memproduksi pada tahun 1942, Coca-Cola mulai kembali diproduksi kembali oleh Bottler Limited (IBL), perusahaan nasional yang didirikan oleh TH Ticoalu, Tatang Nana, dan Harry Handoyo. Hingga saat ini terdapat 8 pabrik Coca-Cola yang beroperasi dengan lebih dari 200 pusat penjualan dan distribusi di seluruh Indonesia.

Namun apa kamu juga sudah tau fakta menarik dibalik Coca Cola ini? Banyak lho fakta yang kadang kita tidak menyadari dari yang tidak pernah disangka dan termasuk cukup mengagetkan.

Penasaran apa saja faktanya? Yuk langsung saja simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Obat ketergantungan pada morfin

John Pemberton membuat prototipe dari morfin di tahun 1886, tepat di masa masa itu juga dimana ia mengalami ketergantungan pada morfin. Kemudian di Eagle Chemical and Chemical House tepatnya di Pemberton ia mulai mengembangkan Coca Cola yang merupakan kombinasi dari campuran coke dan morfin dan pertama kali di jual di Atlanta sebagai obat paten.

2. Sponsor pertama di ajang Olimpiade

Tepatnya di Olimpiade Amsterdam pada 1928, Coca Cola termasuk menjadi salah satu sponsor Olimpiade London pada Agustus 1948. Dan minuman soda asal Amerika ini juga tercatat dalam sejarah sebagai sponsor pertama di ajang olimpiade.

3. Menjadi obat hama

Di Amerika serikat dan di beberapa negara lain seperti india, mereka pernah menjadikan Coca Cola sebagai formula pengusir hama di ladang pertanian. Biasanya mereka mencampurkan Coca Cola dengan cairan pestisida sebelum di aplikasikan.

4. Minuman rasis

Di masa dulu sekitar tahun 1900-an, Coca Cola sempat identik sebagai minuman orang berkulit putih sedangkan sang kompetitor yaitu pepsi identik sebagai minuman otang afro-amerika sehingga menyebabkan Coca Cola pernah terjerumus dalam konflik rasial.

5. Minuman wajib tentara Amerika Serikat

Pada sebuah photo barisan tentara As di Panama terlihat mereka tengah menegak minuman jenis soda ini yaitu Coca Cola, kalian tau itu? Coca Cola pernah menjadi minuman suplai bagi pasukan Amerika Serikat selama Perang Dunia II dengan lebih 5 juta botol yang disebarkan ke tentara Amerika Serikat yang bertugas di Pasifik Selatan.

6. Konsep awal untuk obat

Sejatinya Coca-Cola tercipta karena sebuah ketidak sengajaan. Kisah Ini berawal dari seorang apoteker bernama John Pemberton yang sedang mencoba menemukan obat sakit kepala.

Dia mencoba membuat sirup yang dari ekstrak anggur dan koka yang ia sebut "Pemberton French Wine Coca". Dengan ekstrak dari daun koka meski dalam jumlah yang terbatas.

Namun pada akhirnya, penggunaan daun koka dihilangkan sepenuhnya lalu diluncurkannya Pemberton's French Wine Coca di Atlanta pada 1885. 

Kemasan botol pertama

Perubahan botol Coca-Cola

Mulanya, Coca-Cola dihadirkan dalam bentuk kemasan berupa sirup yang biasa dicampurkan dengan air biasa untuk mengonsumsinya. Kemudian pada 12 Marer 1894 Joseph A Biedenharn, seorang pemilik toko permen menemukan terobosan baru dengan mengemas Coca Cola kedalam kemasan botol kaca yang disebut Hutchinson untuk dijual.

Dia mencoba melakukan sebuah negosiasi mengenai terobosannya tersebut dengan pihak Coca Cola yang kemudian mendapatkan kesepakatan atas sistem pengemasan menggunakan botol itu.

Biedenharn mengemas botol Coca Cola dengan sebuah tutup karet yang dimasukan pada leher botol dengan dilengkapi dengan kawat. Namun hal tersebut membuat rasa dari Coca Cola sedikit berubah dan membuat soda cepat hilang sehingga Biedenharn terus beripikir untuk mengubah bentuk dan oenutup botol yang lebih efisien dan berkuliats lagi.